Surat Al Baqarah

Ketika Ilmu Nahwu Bertemu dengan Tasawwuf, Siapa yang Lebih Dekat dengan Kebenaran?

Oleh Muhammad Asqi Irfan Lii Dalam kajian Islam, kalam memiliki kedalaman makna yang menarik, terutama jika dilihat dari sudut pandang ilmu nahwu (gramatika Arab) dan sufistik (spiritual). Menurut Ilmu nahwu, kalam merujuk pada ucapan yang terdiri atas kata-kata bermakna yang tersusun secara teratur. Namun, dalam pendekatan sufistik, kalam melampaui sekadar ucapan verbal, menjadi sesuatu yang memiliki dimensi spiritual dan refleksi hubungan manusia dengan Allah. Berikut penjelasannya. Kalam dalam Perspektif Nahwu

FADHILLAH DAN HASIAT SURAT-SURAT AL QUR'AN 2

SURAT AL-BAQOROH Oleh: KH. Muhammad Afif Zuhri Fadlilah dan Hasiat Surat Al-Baqoroh: Mengusir Syetan dan menjauhkannanya dari rumah / tempat tinggal حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقَارِيُّ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan